felorasa
News Update
Loading...

Motivasi

[Motivasi][recentbylabel]

Minggu, 26 Mei 2024

Pengalaman dan Review Salep Transpulmin Untuk Atasi Flu Batuk Anak

Pengalaman dan Review Salep Transpulmin Untuk Atasi Flu Batuk Anak

Satu minggu ini dibuat pusing sama anakku yang pilek. Gimana nggak pusing, bayi 3 bulan ketularan pilek.

Kita yang orang tua aja kalau pilek tersiksa. Apalagi kalau masih bayi kan ya. Belum bisa ngeluarin dahak ataupun ingusnya. Sedangkan kalau masih bayi kan nggak boleh sembarangan minum obat tanpa resep dokter.

Nah, aku banyak direkomendasiin sama teman-temanku, untuk pakai transpulmin. Apa itu transpulmin? 

Transpulmin adalah salep gosok/balsem yang dapat digunakan untuk menghangatkan badan dan meredakan hidung tersumbat karena flu.

Dok. Pribadi


Komposisi Transpulmin

Kandungan transpulmin sangat aman digunakan untuk bayi karena bahan dan kandungannya alami. Tiap 1 gram mengandung Eucalyptol 100 mg, Chamomile concentrate 7.44 mg.

Eucalyptol oil dapat membantu meringankan hidung tersumbat karena flu, sedangkan ekstrak Chamomile dapat menghangatkan badan anak.

Aturan Pakai

Oles dan gosokkan krim secukupnya pada punggung, dada, dan leher. Gunakan 2-4 kali sehari.

Ingat, ya. Untuk transpulmin kids jangan digunakan untuk anak dibawah 2 tahun. Tapi kalau untuk bayi, gunakan yang transpulmin baby, ya.

Kegunaan

Meringankan hidung tersumbat krn flu, nyeri punggung, sakit kepala, sakit perut, dan menghangatkan badan


Pengalaman Setelah Memakai Transpulmin

Alhamdulillah, selama memakai transpulmin ini nggak ada reaksi alergi atau ruam. Hangat nya pas di kulit anakku jadinya nggak rewel. Krimnya juga nggak lengket dan mudah untuk dibalurkan.

Bau nya juga seger ada 'semriwing' gitu. Tapi jangan oleskan krim nya langsung ke lubang hidung, ya. Cukup di dada, punggung, dan leher.

Kalau kalian ada pengalaman lain?

Senin, 01 April 2024

Tenang! Ini Jawaban Elegan Ketika Ditanya Kapan Nikah

Tenang! Ini Jawaban Elegan Ketika Ditanya Kapan Nikah

Kapan nikah quotes

Pernah nggak kamu ditanyain kapan nikah? Ntah, saat kumpul keluarga, reuni, atau bukber bersama alumni? Gimana rasanya? Biasa aja atau agak baper? Hehe.

Ada 3 alasan kenapa orang tanya "kapan menikah" ke dirimu.

  • Orang itu memang peduli. Bisa aja orang itu mau bantuin kamu
  • Hanya basa basi saja untuk membuka obrolan
  • Memang sengaja memancing dan membuat panas.
Poin ketiga itu yang sedikit bikin berdebar ya bun. Tapi nggak perlu khawati. Berikut beberapa jawaban pamungkas ketika ditanyain kapan nikah.

1. "Saya masih mencari jodoh yang terbaik, nih karena menikah itu sekali seumur hidup"

Kamu bisa memberi jawaban "sedang mencari jodoh yang terbaik" karena menikah bukan ajang perlombaan dan adu cepat.

2. "Saya masih dalam pencarian, doakan semoga lekas ketemu jodohnya, ya"

Jawaban ini sekaligus jadi doa buat kamu agar lekas dipertemukan jodoh yang terbaik. 

3. "Belum ketemu yang pas. Doakan bisa segera ketemu yang cocok, ya"

Menikah adalah ibadah yang terpanjang sekali seumur hidup. Menikah bukan perkara satu atau dua hari tapi sebuah perjalanan seumur hidup. Kamu bisa menjelaskan kalau kamu masih mencari pasangan yang cocok.

4. "Mungkin nanti kalau waktunya udah tepat, sekarang fokus bahagiain diri sendiri sama orang tua dulu"

Kamu jelaskan bahwa dirimu nggak mau terburu-buru. Kamu ingin memantaskan diri, membahagiakan diri sendiri dulu dan orang tua. Kamu juga ingin menyelesaikan masalahmu sebelum ikrar itu diucapkan. Jika masalah belum selesai, maka masalah itu akan mengikutimu dan pasanganmu akan ikut merasakan.

Baca juga : Jawaban pamungkas ketika ditanya kapan hamil?

5. "Insyallah, kami lagi mengenal satu sama lain."

Ikatan cinta pasangan bukan ikatan yang sempurna tapi ikatan yang mau menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing.

6. "Aku masih nabung ngumpulin modal buat nikah, doain aja ya."

Ada banyak cara merayakan kebagiaan pernikahan dengan impian pernikahan masing-masing. Ada yang sederhana, ada pula yang meriah. Dan untuk mewujudkannya, membutuhkan modal.

7. "Aku nggak mau buru-buru, mau fokus karir dulu"

Menikah bukan hanya soal cinta tapi akan ada banyak hal yang dihadapi misalkan saja masalah ekonomi. 

8. "Saya mau memantaskan diri dulu sebelum saya memutuskan menikah"

Jodoh kamu sudah ditetapkan Tuhan. Jodoh kamu akan datang pada saat yang tepat.  Apakah kamu sudah memantaskan diri untuk bertemu dengannya nanti?

Gimana? Jawabannya keren, kan? Hehe. Bisa kamu terapkan ketika kamu ditanyain kapan nikah.

Sekarang kamu siap menghadapi pertanyaan "Kapan nikah?"di momen reuni teman, bukber, lebaran, dan kumpul keluarga dengan lebih elegan hehe.


Rabu, 22 November 2023

Anggapan Negatif Kepada Ibu Bekerja Yang Salah

Anggapan Negatif Kepada Ibu Bekerja Yang Salah

Ibu bekerja Quotes

Tidak ada yang salah ketika seorang ibu harus memilih tetap bekerja. Sebab, ketika seorang ibu memilih bekerja ada beberapa alasan yang mendesak terutama untuk kebutuhan keluarga.

Di Indonesia, budaya patriarki masih terbilang tinggi. Banyak anggapan perempuan hanya boleh melakukan pekerjaan domestik seperti memasak, mencuci, dan pekerjaan rumah lainnya. Kalau pun bekerja, perempuan dituntut harus bisa melakukan dua hal sekaligus, menjadi ibu rumah tangga untuk urusan domestik dan bekerja.

Oleh karena itu, ketika ibu memutuskan untuk bekerja, masih banyak stigma negatif yang ditunjukkan ke ibu bekerja.

✓Ibu bekerja tidak bisa dekat dengan anak seperti pengasuhnya

Tentu tidak benar karena ibu bekerja bisa dekat dengan anak meskipun tidak 24 jam bersama. Ibu bekerja sadar kalau waktu hanya terbatas, sehingga mereka akan memastikan waktu berkualitas kepada anak.  Mereka akan memaksimalkan waktu tersebut untuk membentuk bonding dengan anak.

✓Dikira menyepelekan Ibu Rumah Tangga

Setiap kondisi keluarga berbeda-beda dengan segala pilihan yang diambil. Karena tidak ada yang lebih tahu kesulitan di keluarganya kecuali ibu itu sendiri.

Semua ibu pasti tahu mana yang terbaik untuk keluarganya, mau itu bekerja di luar rumah ataupun menjadi ibu rumah tangga. Jadi tidak perlu menjadi hal yang perlu diperdebatkan antara setiap keputusan yang diambil.

Sudah saat nya kita mensupport segala pilihan ibu tanpa perlu menghakimi.

Baca Juga : Kegalauan Antara IRT dan Working Mom. Kamu yang mana?

✓Dianggap egois hanya memikirkan diri sendiri

Banyak yang beranggapan ibu bekerja egois karena hanya ingin unjuk gigi, membuktikan diri atau menunjukkan bahwa dirinya mampu. Hal itu tentu tidak benar jika hanya untuk membuktikan diri karena ibu memutuskan bekerja karena hal yang lebih mendesak seperti masalah ekonomi.

Yang perlu kita pahami, tidak semua kondisi rumah tangga sama. Ada yang memang sudah cukup ekonominya hingga ada pula yang single parent sehingga mengharuskan ibu harus bekerja.

Karena keadaan setiap keluarga berbeda jadi nggak bisa kita bandingkan
Dianggap tidak menjalankan peran nya sebagai ibu dan istri.

Dikira tidak bisa menjalankan peran dan kodratnya

Sebagian sudut pandang orang, perempuan itu sebaiknya di rumah untuk memasak, beres-beres rumah, mencuci pakaian, dan pekerjaan rumah lainnya. Ibu bekerja dianggap lari dari kodrat nya jika memilih pekerjaan kantoran dibanding di rumah tersebut.

Kembali lagi bahwa setiap kondisi masing-masing keluarga tidaklah sama. Mungkin disekeliling kita, ada yang saat ini bekerja tapi dari lubuk hati yang terdalam menginginkan menjadi ibu rumah tangga, tapi keadaan tidak memungkinkan karena berbagai alasan, dll. Sehingga tetap memutuskan bekerja. Begitu sebaliknya.

Terkait pekerjaan rumah, semua orang bisa urus rumah dan memasak karena itu adalah basic lifeskill. Ibu bekerja pun begitu meskipun hampir sebagian waktunya untuk bekerja, tapi tidak meninggalkan juga kemampuan dasar itu. Banyak kita temui dimana ibu bekerja berperan ganda yaitu mencari uang dan juga mengurus rumah.


Baca Juga : Working Mom susah dekat dengan anak?

Senin, 30 Oktober 2023

Pengalaman Kena Scabies Sekeluarga Dan Cara Kami Mengobatinya

Pengalaman Kena Scabies Sekeluarga Dan Cara Kami Mengobatinya

Hallo bun,

Kali ini aku mau share pengalaman yang cukup bikin aku geleng-geleng. Gara-gara kutu yang satu ini, satu keluarga garuk-garuk semua haha.

Teman-teman pasti udah nggak asing lagi sama kudis/gudik. Kalau lebih kerennya, kita menyebutnya scabies.

Scabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh masuknya tungau kecil (Sarcoptes scabiei) ke dalam kulit. Penyakit ini ditandai dengan muncul keluhan gatal-gatal di tubuh terutama pada malam hari.

Sarcoptes scabei penyebab gudikan ini  tinggal di kulit dengan membuat liang terowongan dan bertelur di dalam kulit.


Kronologi Tertular Scabies

Awal mulanya anakku muncul bentolan air di sekitar sela-sela jari dan telapak tangan. Kemudian menjalar disekitar pergelangan tangan hingga muncul seperti ruam merah.

Aku pikir anakku biang keringat atau alergi biasa, ya. Tapi kok makin hari gatal nya menjalar ke seluruh tubuh. Dan aku pun ikut gatal. Tapi aku belum kepikiran sampai ke scabies saat itu.

Akhirnya aku bawa anakku ke dsa. Kata dsa, anakku gatal karena alergi protein. Tapi kalau alergi protein, kenapa aku juga kena gatal seperti anakku. Aku menunjukkan letak gatal ku juga ke dokter tp jawabannya tetap sama. Anak direkomendasikan salap gatal dan obat alergi.

Seminggu dari dokter, gatal anakku makin menjalar sampai ke perut. Begitu pula aku dan akhirnya suamiku pun ikut gatal-gatal.

Karena kurang mendapat jawaban yang pas dari dokter pertama, akhirnya aku datang ke dokter spesialis kulit. Aku ditanya-tanya disitu dan diperiksa kondisi gatalnya. Barulah dari dokter kulit, bilang kalau kami sekeluarga kena scabies atau kudis.

Setelah ditelusuri, awal mula anakku kena scabies itu dari temannya di daycare. Jadi kutu ini bisa menularkan secara berjamaah dari sentuhan langsung atau secara nggak langsung melalui baju, handuk, bantal, dan media lain yang terkontaminasi.

Maka nggak heran, penyakit scabies ini sering mengenai satu keluarga, asrama, penitipan anak, pondok pesantren, atau sekolah.


Bagaimana Bentuk Gatalnya?

Gatel-gatel kemarin itu, badanku dipenuhi puluhan butir telur dan kutu di dalam kulit setiap hari. Kadang merinding juga kalau dipikir-pikir yak haha.

Posisi gatal pada kulitku dengan anak dan suami hampir sama bentuk dan letaknya.

  • Gatal di bagian sela-sela jari dan telapak tangan
  • Gatal di sekitar pergelangan tangan
  • Gatal dari bagian perut ke bawah
  • Gatal pada bagian bokong
  • Gatal dibagian selangkangan
  • Gatal pada bagian kelamin (pada pria)
  • Gatal pada daerah ketiak, di sekitar puting,  sekitar garis bra, dan daerah payudara

Bahkan gatal pada aku dan anakku, sampai ke kaki segala, loh. Beneran seluruh tubuh. Sedangkan pada suamiku lebih banyak di perut dan pantat.

Bentuknya itu bintik-bintik merah gitu dan menyebar. Kalau digaruk-garuk terlalu keras, bisa ninggalin luka apalagi kalau yang di bagian pantat. Kadang yang bagian pantat. sampai ada kerak putih gitu.

Yang paling sedih itu apalagi bagi yang ibuk-ibuk kayak aku ini, ya. Sisa-sisa gatal bisa ninggalin bekas. Bahkan udah 1 tahun setelah insiden scabies itu, bekas gatalnya belum hilang. Hiks. Muncul bekas keabu-abuan di kulit.

Bayangkan kalau lagi di luar rumah terus garuk garuk begitu. Nggak cuma kita yang risih, orang lain juga risih.


Cara Pengobatan Hingga Tuntas

Bersyukurlah bun kalau yang belum pernah kena ini gatal karena scabies ini bikin kesel wkwk 

Pengobatan susah susah gampang. Bagi yang konsisten dan telaten, pasti mudah, tapi kalau yang nggak, waduh alamat nyebar kemana-mana.

Misal nyebar satu rumah, pengobatan juga harus dilakukan bersama-sama. Sekeluarga harus kompak. Nggak boleh males. Kalau yang satu udah sembuh, tapi yang anggota lain nggak telaten, ujung-ujungnya yang sembuh bisa kena lagi. Muter terus nggak selesai-selesai.

Maka yang harus dilakukan:

  • Mengoleskan Obat Scabies

Menurutku ini yang paling utama karena tanpa diobati, scabies akan cepat menular dan menyebar.

Obat yang aku pakai adalah scabimite. Bisa temen-temen beli di apotek atau di online shop. Harganya emang agak lumayan ya, bun. Tapi nggak apa-apa demi scabiesnya hilang.

Cara pakainya, oleskan krim ke seluruh tubuh secara merata pada malam hari sebelum tidur. Jangan hanya satu titik gatal aja ya, tapi seluruh tubuh. Kalau sudah, diamkan semalaman. Paginya teman-teman bisa mandi.

Biasanya gatal akan berkurang karena kutu banyak yang mati. Tapi aku saranin buat ngulang proses yang sama seminggu kemudian karena masih ada sisa-sisa telur yang belum mati.

Ndilalah, diriku dan suami ini lama sembuhnya ya, bun. Jadi hampir 4x aku ulang ngolesin krimnya. Tapi alhamdulillah sekarang udah bebas. Tinggal bekas-bekasnya.

  • Jangan garuk yang gatal karna rentan iritasi dan ninggalin bekas
  • Cuci baju, handuk, seprei dan rendam dengan air panas. Kalau nggak bisa hari itu cucinya, temen-temen bisa bungkus dulu dengan plastik dan ditempatkan di tempat terpisah
  • Jemur baju di bawah terik matahari langsung. Pastikan benar-benar kering.
  • Mandi 2x sehari pakai air hangat dan sabun antiseptik
  • Bersihkan kamar tidur dan lingkungan sekitar. Harus rajin-rajin dibersihkan terutama kamar tidur
  • Rajin ganti seprai

Alhamdulillah setelah 3 bulan, gatalnya hilang.

Hanya saja bekasnya masih ada. Bahkan 1 tahun setelah gatal, bekasnya belum hilang.

Sabtu, 18 Maret 2023

Bapak Mertua Dan Segala Kebaikannya, Beruntung Jadi Menantunya

Bapak Mertua Dan Segala Kebaikannya, Beruntung Jadi Menantunya


Aku adalah salah satu Menantu paling  beruntung di dunia ini yang memiliki bapak mertua seperti bapak mertuaku. Dari banyaknya teori dari orang-orang yang bertebaran di luar sana, dan dari banyaknya curhatan para menantu akan ketidakcocokan dengan mertua. Tapi mungkin aku salah satu orang yang beruntung memiliki bapak mertuaku.

Kadang kita bisa mengenali karakter seseorang pertama kali itu dari mimik wajahnya meskipun tidak semuanya. Saat pertama kali aku melihatnya dari foto, wajahnya begitu teduh dan baik. Sorot matanya dan gurat senyumnya pun sopan. Kadang aku melihat wajahnya juga sendu ntah apa yang sedang dirasakan.

Sebelum aku memutuskan menikah dengan suamiku, aku memperlihatkan foto bapak mertuaku ke ibukku, dan ibukku menyetujuinya.

Setelah aku menikah dengan suamiku, ternyata apa yang aku nilai benar apa yang difoto dengan ada di dunia nyata sama. Bapak mertuaku adalah orang yang baik sesuai dengan aura wajahnya yang positive.

1. Pendiam Tapi Berbicara Disaat yang Tepat

Banyak yang bilang, papi pendiam. Aku akui memang beliau pendiam. Tapi beliau akan berbicara di waktu yang tepat. Beliau memilih mana kalimat yang baik diucapkan dan mana yang nggak baik diucapkan.

Aku bisa melihat karakter beliau yang baik dari cara berbicaranya dan komunikasinya ke keluarga dan teman-teman beliau.


2. Menyayangi keluarga dan Cucu

Tlaten, itulah yang aku lihat dari beliau. Beliau seorang laki-laki tapi tangannya begitu tlaten tidak kalah dengan para perempuan. Bagaimana ketika momong, menggendong, menyuapi, hingga berbicara kepada anak saya. Anakku juga dekat dengan beliau sama seperti ayahnya sendiri.

Terkadang aku merasa bersalah. Jujur aku merasa bimbang dan bingung. Disaat usianya semakin menua, tenaganya yang makin berkurang, dan melihat rambutnya yang makin memutih harus bercapek-capek karena aku tahu, momong anak itu capek. Dan aku masih merepotkan beliau. 

Yang membuatku salut, dia sangat menyayangi keluarganya, ibu mertuaku, suamiku, saudara kandung, saudara ipar, dan semuanya. 

3. Mudah Bergaul dan Memiliki banyak teman yang baik

Ini adalah salah satu hal yang aku contoh dari beliau yaitu beliau dikelilingi banyak teman yang baik.

Selama beliau datang di kota ini, beliau langsung bisa beradaptasi dan berbaur dengan orang-orang sini. Sosoknya sederhana , apa adanya, dan tidak neko-neko sehingga beliau banyak ditemukan oleh orang baik juga.

Papi paling suka ke pasar. Meskipun laki-laki, tapi beliau sudah biasa ke pasar. Meski laki-laki, beliau tahu harga tempe, sayur, bahkan sudah memiliki langganan sendiri.

Setiap minggu sekali aku menyempatkan ke pasar dan nggak sedikit pula beberapa penjual pasar yang nanyain papi, "Bapak kok nggak ke pasar?", "Bapak lagi momong?", Dll.

Beliau juga aktiv di kegiatan masjid. Meskipun pendatang, beliau nggak malu buat ikut kegiatan disana. Bahkan aktif adzan juga.


4. Berbicara Santun

Mungkin di dalam pikiran beliau sebelum berkata "Ingat, jangan mengatakan hal yang kamu sendiri tidak menyukainya jika orang lain mengatakan yang sama kepadamu"
Makanya setiap yang dikatakan beliau, dipilih secara hati-hati dan disaring mana yang baik dan yang buruk.

Beliau jarang meninggikan suaranya karena nggak mau menyakiti orang lain. Suaranya ketika berbicara kadang bergetar 😢

Selama aku tinggal dengan beliau, beliau tidak pernah menyombongkan diri. Sederhana dan apa adanya. Beliau tidak pernah menyalahkan dan menceritakan keburukan orang lain. Hebatnya, aku tidak pernah mendengar beliau mengumpat.


5. Bertanggung jawab, rajin dan Pekerja Keras

Aku yakin, orang yang kenal beliau sepakat kalau beliau adalah orang yang rajin dan pekerja keras. Tenaganya seperti nggak habis-habisnya tapi aku yakin, adakalanya dia merasa capek tapi  tidak diungkapkan. Semua semata untuk kebahagiaan keluarga dan orang-orang disekeliling.


__

Meskipun aku menantu, tapi bapak mertuaku menganggap aku anak sendiri. Beliau tidak menganggap aku "cuma orang lain". Karena tidak menganggap "orang lain" makanya beliau menyayangiku seperti anak perempuannya.

Beliau memperlakukan aku seperti anak kandungnya sendiri. Perhatiannya dan cara bicaranya yang sangat santun. Anakku pun juga sangat dekat dengan papi karena anakku juga merasakan bagaimana papi menyayanginya. Hingga sekarang pun anakku selalu menanyakan papi.

Itulah alasan aku adalah menantu yang beruntung memiliki bapak mertua seperti beliau yang sangat jarang ada. Dan anakku pun beruntung memiliki eyang kakung seperti beliau.

______


Tapi kini beliau tiada...

Innalillahi wa innaillaihi rajiun. Al fatehah..
Tersenyumlah di surga Allah.

Ternyata Allah ingin mengambil beliau dari kami lebih cepat. Beliau pergi begitu cepat. Orang baik yang pergi terlalu cepat.

Kepergian beliau membuatku mengerti bahwa rindu paling menyakitkan adalah merindukan seseorang yang telah tiada.

Namun, kepergian beliau pun mengajarkan bahwa Allah selalu ada untuk mendengarkan segala doa dan harapan meskipun papi sudah tiada.

Kebaikan beliau semasa dulu akan menjadi pelajaran dan contoh yang baik untuk kami.

Beliau orang baik.






Selasa, 17 Januari 2023

Review Susu Moeria Asli Dari Kudus Untuk Pertama Kali

Review Susu Moeria Asli Dari Kudus Untuk Pertama Kali

Siapa yang suka minum susu sapi murni? Udah pernah coba minum atau belum pernah? Atau malah nggak suka karena ada bau khas nya? 

Nah, beberapa waktu lalu aku nyobain susu sapi murni asli dari Kudus, namanya Susu Moeria. Jujur aku nggak pernah denger merk ini sebelumnya karena di kotaku memang belum ada. Tapi kalau di kota Kudus dan sekitarnya, susu ini udah terkenal banget. Bahkan ada cafenya juga. Disana kamu bisa nongkrong sambil menikmati banyak sajian berbahan dasar susu sapi asli.  Disana kamu juga bisa lihat sapi nya langsung, hehe. Kapan-kapan aku review tempatnya, ya.

Ok, balik lagi soal Susu Moeria. Aku bakal review seenak apa susu Moeria itu.


Bagaimana Tampilan Susu Moeria?

Tampilan produknya seperti gambar di bawah ini.

Susu moeria
Dok. Pribadi

Bisa dilihat di bungkusnya tertulis since 1938, berarti di tahun 2023 ini Susu Moeria sudah berusia 83 tahun. Hampir kayak umur nenekku di kampung hehe. Pantesan di Kudus terkenal banget dari produknya sampai cafe nya juga karena udah lama.

Cup nya khas dengan corak seperti sapi, ada bulat-bulat hitamnya. Karena produknya susu sapi, maka ada gambar sapi nya juga hehe. Menurutku unik sih jadi berasa lagi di peternakan sapi di luar negeri hehe.

Untuk ukuran cupnya 200 ml menurutku pas. Nggak terlalu kecil dan nggak terlalu besar. Isinya pas, bisa diminum sekali habis. Jadi isinya nggak kebuang-buang.



Rasa Susu Moeria, Apakah Enak?

Banyak orang yang nggak suka susu sapi karena ada bau khasnya. Kalau bahasa jawa nya "prengus". Tapi setelah aku coba cicipin susu ini, bau prengus nya nggak terlalu terasa. Masih bisa ditolerir bagi orang yang nggak suka minum susu sapi murni.

Susu ini juga steril karena udah melewati proses pasteurisasi. Pasteurisasi adalah proses mematikan mikroba dengan meminimalisir kerusakan protein akibat suhu tinggi. Jadi bukan minum dari perahannya langsung ya tapi diproses dulu tanpa merusak kandungan di dalamnya.

Gimana dengan rasanya?

Rasanya enak. Gurih, kental, dan ada manis-manisnya gitu. Susu ini enak banget kalau diminum pas dingin. Jadi nggak terlalu terasa baunya. Aku lebih suka pas diminum dingin ketimbang yang panas karena lebih seger dan nggak bikin eneg. Tapi tergantung selera masing-masing, sih.

Karena ini susu murni, kalau bisa diminum secepatnya. Kalau udah lama, susu bica pecah dan menggumpal. Rasanya juga nggak sesegar sebelumnya. Soalnya aku pernah dikasih susu moeria, tapi ada yang udah menjendal gitu karena aku minum nya kelamaan.

Susu moeria
Dok. Pribadi

Di cup nya juga sudah ada keterangannya. 
  1. Kalah berada di suhu ruangan 15⁰C hingga 25⁰C, maksimal konsumsi 3 jam saat kemasan belum dibuka sedangkan kalau kemasan sudah dibuka, maksimal 1 jam. 
  2. Kalau berada di suhu dingin 0⁰C hingga 4⁰C bisa bertahan maks 4 hari ketika kemasan belum dibuka dan maks 1 hari ketika kemasan sudah dibuka.
So, nggak mungkin kliru ya soalnya di kemasan sudah ada keterangannya.

Untuk harganya, aku kurang paham. Soalnya 


Kesimpulan

Sejauh ini aku suka. Rasanya enak, gurih, dan nggak bikin eneg apalagi minumnya pas dingin. Meski susu nya murni asli dari perahan sapi, tapi rasanya bisa cocok di lidah. Nggak bau prengus. Yang pastinya, susu ini baik untuk kesehatan karena mengandung protein, kalsium, dan nutrisi lainnya. Apalagi prosesnya melalui pasteurisasi, jadinya kandungan nutrisinya masih tinggi. 

Sayangnya kalau luar kota, agak susah belinya, ya. Paling nggak harus datang langsung ke kudus.

Kapan-kapan aku juga akan review susu moeria cafe juga. Tunggu artikelnya selanjutnya.

Baik teman-temanku, sekian artikel review kali ini. Kalau kalian pernah punya pengalaman mencicipi susu Moeria, bisa tulis komentar di kolom di bawah ya.





Minggu, 15 Januari 2023

Self Healing Bijak Dengan menulis di blog (Pengalaman Pribadi)

Self Healing Bijak Dengan menulis di blog (Pengalaman Pribadi)

Self healing menulis blog

Nggak banyak orang bisa mengungkapkan isi hati secara langsung. Nggak banyak orang mau mendengarkan apa yang kita ungkapkan. Dan nggak banyak orang juga bisa menjaga rahasiamu.

Pernah nggak sih kalian takut untuk berbicara dan lebih memilih diam? Takut ketika sudah bicara justru bikin masalah. Takut ketika curhat, malah dianggap baperan. Takut ketika bicara, malah disalah-salahkan. Hal kayak gitu malah bikin kita yang awalnya baik-baik saja jadi nggak baik-baik saja. Pada akhirnya lebih memilih bungkam.

Aku sadar.

Saat kita merasakan capek. Pikiran kalut atau rasa ingin marah sepenuhnya kita yang mengendalikan bukan orang lain. Apakah diluapkan? Atau mau dipendam saja. Dan kita yang memilih mau diluapkan dengan cara seperti apa.

Tapi jika dipendam saja dan emosi kita nggak dikeluarkan sedikit demi sedikit. Hal itu bisa jadi boomerang nggak, sih? Tiba-tiba emosi itu akan meledak tanpa terkendali yang justru jadi masalah di kemudian hari.

Maka dari itu segala kegundahan kalau bisa harus disalurkan dengan cara yang tepat agar nantinya nggak tiba-tiba meledak.


Menulis Blog Untuk Curhat?

Setiap orang memiliki cara self healing masing-masing. Mencoba banyak cara agar luka batinnya hilang.

Dikutip dari katadata.com disebutkan bahwa luka batin yang berlangsung lama bisa membuat kita merasa stres kronis, depresi, gangguan kecemasan, dan menggangu kesehatan mental. Jika kondisi ini tidak segera di tangani, maka berisiko menyebabkan self harm.

Salah satu cara yang aku lakukan adalah menulis. Nah, blog adalah tempat yang tepat untuk aku menulis.

Dulu sebelum kenal menulis, aku sering menumpahkan emosi ku melalui status di sosial media seperti twitter, facebook, dan status wa menggunakan kalimat sesuai moodku. 

Memang terasa lega, sih. Tapi aku pikir-pikir, apakah teman-teman dan keluargaku nyaman kalau aku bikin status kayak gitu? Buat apa juga. Yang ada hanya bikin geger semua orang, kan.

Terlalu banyak status galau yang baca pun jenuh dan males buat baca. Dan nggak semua orang peduli juga dengan status kita. Kalau curhat personal juga nggak menjamin cerita kita terjaga rahasianya. Apalagi sekarang berkirim pesan sangat mudah, tinggal kirim langsung bisa berghibah.

Baca juga : Pencapaian Ngeblog Setelah 1 tahun

Namun semenjak aku mengenal blog dan menulis di blog, aku jadi mulai belajar bijak dan dewasa menggunakan media sosial. Lebih selektif untuk membagikan cerita ke orang lain. Lebih belajar memilih mana cerita yang boleh menjadi konsumsi publik mana yang private.

Aku juga nggak mau mengumbar aib ataupun menumpahkan segala emosi dengan kalimat yang kurang baik. Aku membedakan tulisan mana yang aku tulis di buku diary yang tanpa dipublish dan mana yang aku tulis di blog.


Bagaimana Bentuk Self Healingku di blog?

Aku sadar, bahwa menjadi blogger juga bisa mengubah sudut pandang orang lain dan bisa membantu menyembuhkan pikiran negatif bagi yang membaca.

Makanya, aku merasa menulis blog jadi tempat self healing ku yang paling ampuh. Bikin hati tenang dan aku merasa bahagia

Ketika apa yang aku tulis, dapat berimpact baik bagi pembaca. Ini jadi motivasi besar buat diriku untuk terus menulis agar tulisanku bermanfaat bagi orang lain.

1. Rajin Menulis Tapi Bukan Umbar Aib

Sepanjang tulisan yang aku tulis, bukan curhatan yang aneh-aneh. Tapi aku menuliskan informasi sesuai pengalaman yang pernah aku alami dengan nggak menyinggung masalah pribadi atapun orang lain.

Semua orang bisa membaca tulisanku, suami, anak, orang tua, mertua, tetangga, teman-teman juga. Barangkali bisa juga nih jadi motivasi yang baik untuk semua.

Ntah kenapa kalau tulisanku bisa dibaca banyak orang, aku bahagia banget. Apalagi kalau bisa bermanfaat bagi mereka.


2. Pikiran Kalut, Alihkan Dengan Menulis

Saat pikiranku agak melayang-layang, aku habisin waktu dengan nulis. Meskipun nggak tiap hari, tapi paling nggak aku bisa menyalurkan emosi ku kedalam tulisan tanpa menyinggung siapapun. Jadi lebih mencari produktivitas, aktivitas dan hiburan.

Aku juga coba untuk rajin ikut lomba blog. Mau kalah pun nggak masalah, aku tetep ikut gabung. Karena ketika banyak aktivitas, setidaknya bisa mengurangi pikiran negatif. Daripada buat ghibah yang belum tentu benar, kan hehe. 

Baca juga : Pengalaman Pertama Menang blog


3. Bahagia, Ketika Tulisan Bermanfaat Bagi Orang Lain

Entah kenapa aku bahagia banget kalau tulisanku bisa dibaca orang lain. Apalagi kalau tulisanku bisa bermanfaat buat mereka. Aku juga seneng kalau tulisanku juga jadi bahan rujukan temen-temen lain. Rasanya bahagia banget. 


4. Bisa Berkenalan Dengan Teman-Teman Blogger

Alhamdulillah aku bisa berkenalan dengan para blogger yang hebat-hebat. Aku bisa banyak belajar dari mereka dan aku termotivasi untuk semangat menulis karena mereka juga. Banyak sekali blogger favorite ku. Salah satunya mbak nabila. Aku tahu dia karena dia sering ikut lomba blog dan sering menang. Dia juga sering jadi pembicara terkait sepak terjangnya di dunia blog.

Di kalangan para blogger, kayaknya dia sangat terkenal. Tulisannya juga keren-keren. Aku terinspirasi dengan mb Nabila untuk selalu semangat ngeblog.





Selamat Datang
Selamat Datang di Blog Felorasa.
Done